Peran Optimalisasi Pajak Parkir Jalan Umum dalam Meningkatkan PAD di Wilayah Bulungan
Kata Kunci:
Pendapatan Asli Daerah, Pajak Parkir Jalan Umum, Optimalisasi Tata Kelola, Kabupaten Bulungan, Efektivitas PenerimaanAbstrak
Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan instrumen krusial dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah pasca-pemberlakuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan kontribusi penerimaan Pajak Parkir Jalan Umum terhadap PAD di Wilayah Bulungan, mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat dalam pemungutannya, serta merumuskan strategi optimalisasi tata kelola yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dipadukan dengan analisis kuantitatif sederhana. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pejabat BPKAD, Dinas Perhubungan, juru parkir, dan pengguna jasa parkir, serta didukung oleh observasi lapangan dan analisis dokumen keuangan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerimaan pajak parkir jalan umum di Wilayah Bulungan berada pada kategori sedang (75%–85%) dengan kontribusi terhadap PAD yang relatif kecil (di bawah 3%). Kendala utama yang ditemukan di lapangan meliputi indikasi kebocoran penerimaan (revenue leakage) akibat ketidakdisiplinan penggunaan karcis resmi, lemahnya sistem pengawasan operasional, serta belum diperbaruinya pendataan potensi titik parkir secara berkala. Strategi optimalisasi yang direkomendasikan mencakup pemetaaan ulang potensi berbasis spasial, penguatan pengawasan terpadu, pemberian insentif yang adil bagi juru parkir, serta penerapan digitalisasi pemungutan (e-parking) secara bertahap di kawasan perkotaan.




