Penerapan Sila-5 Pancasila: Solusi Kesejahteraan di Masyarakat Terpencil

Penulis

  • Dhitan Hakim Arendrayuda Telkom University Kampus Surabaya
  • Gede Bagus Narindra Utama Telkom University Kampus Surabaya
  • Mario Delvino Edward Siba Telkom University Kampus Surabaya
  • Asif Nur Fauzi STEBI Syaikhona Kholil Sidogiri, Pasuruan

Kata Kunci:

Pancasila, sila kelima, keadilan sosial, kesejahteraan masyarakat, Nunukan

Abstrak

Penelitian ini membahas penerapan nilai-nilai sila kelima Pancasila, yaitu “Keadilan Sosial bagi Seluruh
Rakyat Indonesia,” dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil, khususnya di
Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Sebagai wilayah perbatasan, Nunukan menghadapi berbagai
permasalahan sosial-ekonomi seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya kualitas pendidikan, dan
minimnya akses terhadap pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan
menelaah berbagai literatur terkait pembangunan daerah terpencil, keadilan sosial, serta implementasi
nilai-nilai Pancasila dalam kebijakan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sila kelima di
Kabupaten Nunukan masih bersifat prosedural dan belum menyentuh aspek substantif keadilan sosial.
Program pembangunan cenderung berorientasi pada proyek fisik dan belum sepenuhnya melibatkan
partisipasi masyarakat lokal. Oleh karena itu, diperlukan paradigma pembangunan baru yang berpusat pada
manusia (people-centered development), dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, pemberdayaan
ekonomi berbasis potensi lokal, dan peningkatan partisipasi masyarakat. Melalui pendekatan tersebut,
nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan secara nyata dalam kehidupan masyarakat perbatasan.

https://ekman.fakultasekonomiunikaltar.ac.id/index.php/Ekman/about

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-27